SMA LIA JAKARTA

ARTIKEL

SMA LIA Jakarta Gelar Seminar Kepemimpinan Digital, Dorong Kepala Sekolah Bangun Ekosistem Smart School Berdaya Saing Global

Jakarta, 3 September 2026 — SMA LIA Jakarta menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah dengan tema “Membangun Ekosistem Smart School yang Berdaya Saing Global, dan Komitmen Bersama Kepala Sekolah tentang Etika dan Tata Kelola AI di Sekolah” pada Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Auditorium SMA LIA Jakarta ini menjadi wadah kolaborasi dan berbagi wawasan bagi para pemimpin satuan pendidikan dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan.

Seminar tersebut diikuti oleh 138 peserta, yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta perwakilan guru dari sekolah negeri dan swasta di wilayah DKI Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan, yaitu Bapak Fahmi, M.Pd., Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, serta Bapak Ajat Sudarjat, S.I.P., M.Si., Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur.


Dari pihak Yayasan LIA, hadir Dr. Sony T. Trilaksono, M.Ed., M.B.A. selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan LIA, Dr. Ari Fadiati, M.Si. selaku Pengawas Yayasan LIA, Dra. Yenni Vitaria selaku Sekretaris Pengurus Yayasan LIA, Dr. Anggara Budi Susila selaku Ketua Tim Pendirian SMA LIA, Asdi, M.M. selaku Wakil Ketua Tim Pendirian SMA LIA, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Ito Sumardi, S.H., M.H., M.B.A., M.M., M.Kom selaku Pembina Yayasan LIA, serta Dr. Hasanudin, M.M. selaku Bendahara Pengurus Yayasan LIA.

Memperkuat Peran Kepala Sekolah di Era Digital

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars LIA. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMA LIA Jakarta, Sunaryo, S.Pd., M.M., sambutan dari Yayasan LIA yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengurus Yayasan LIA, Dr. Sony T. Trilaksono, M.Ed., M.B.A., serta sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, Bapak Fahmi, M.Pd.

Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya peran kepemimpinan sekolah dalam menghadapi perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat.


Perkembangan teknologi digital, khususnya AI, tidak hanya menghadirkan peluang dalam proses pembelajaran, tetapi juga menuntut sekolah untuk memiliki kebijakan, budaya, dan tata kelola yang mampu mengarahkan pemanfaatan teknologi secara tepat.

Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki posisi strategis sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak transformasi di lingkungan satuan pendidikan.

Kepala sekolah tidak hanya dituntut memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menentukan arah pemanfaatannya agar teknologi dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, inovasi, serta pengembangan kompetensi peserta didik.

AI dan Kepemimpinan Digital Menuju Smart School

Sesi pertama menghadirkan Komjen Pol. (Purn.) Dr. H. Ito Sumardi, Drs., S.H., M.H., M.B.A., M.M., M.Kom (AI), tokoh nasional dan Pembina Yayasan LIA, dengan materi “Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah dan Membangun Ekosistem Smart School yang Berdaya Saing Global.”


Dalam pemaparannya, Dr. Ito Sumardi membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan kepemimpinan kepala sekolah di tengah transformasi digital.

Pembahasan mencakup konsep Smart School, transformasi digital dalam pendidikan, perubahan peran kepala sekolah, pentingnya membangun sekolah yang memiliki daya saing global, hingga contoh penerapan AI dalam lingkungan pendidikan.


Pemanfaatan AI dipandang bukan hanya sebagai persoalan penggunaan teknologi, tetapi juga sebagai bagian dari perubahan ekosistem sekolah. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan bahwa perkembangan teknologi dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi guru, peserta didik, dan pengelolaan sekolah.

Melalui pemahaman tersebut, sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik.



Membangun Etika dan Tata Kelola AI di Sekolah

Sesi kedua menghadirkan Prof. Teddy Mantoro, Ph.D., tokoh publik dan praktisi pendidikan/teknologi, dengan materi “Komitmen Bersama Kepala Sekolah tentang Etika dan Tata Kelola AI di Sekolah.”


Materi tersebut mengangkat sisi lain dari perkembangan AI yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana teknologi tersebut digunakan secara etis, aman, dan bertanggung jawab dalam lingkungan pendidikan.Pembahasan mencakup konsep Smart School, transformasi digital dalam pendidikan, perubahan peran kepala sekolah, pentingnya membangun sekolah yang memiliki daya saing global, hingga contoh penerapan AI dalam lingkungan pendidikan.


Prof. Teddy membahas sejumlah aspek penting, mulai dari etika penggunaan AI, keamanan data, tata kelola AI, penggunaan AI oleh guru dan siswa, kebijakan sekolah, hingga berbagai risiko yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan teknologi AI.

Pembahasan ini menjadi penting karena penggunaan AI di lingkungan sekolah tidak cukup hanya didukung oleh kemampuan teknis. Sekolah juga perlu memiliki pemahaman dan aturan yang jelas agar pemanfaatan AI tetap memperhatikan aspek etika, keamanan, tanggung jawab, serta kepentingan peserta didik.


Penyerahan Plakat dan Foto Bersama

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan wawasan yang telah diberikan kepada para peserta.


Kegiatan Seminar Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah ditutup dengan sesi foto bersama yang mempertemukan jajaran Yayasan LIA, pimpinan SMA LIA Jakarta, perwakilan Dinas Pendidikan, narasumber, serta para peserta seminar.


Melalui kegiatan ini, SMA LIA Jakarta berharap semangat kolaborasi dan berbagi pengetahuan di antara para pemimpin sekolah dapat terus berkembang, sehingga mampu mendorong terciptanya satuan pendidikan yang adaptif terhadap teknologi, beretika dalam pemanfaatan AI, inovatif dalam pembelajaran, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.

Program Ekstrakurikuler yang Beragam

Selain kegiatan belajar di kelas, SMA LIA Jakarta menyediakan berbagai pilihan ekstrakurikuler, mulai dari olahraga, seni, sains, hingga organisasi siswa. Program ini dirancang untuk membentuk karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta menggali minat dan bakat siswa.

Komitmen pada Pendidikan Karakter

Dalam menghadapi perkembangan era digital, SMA LIA menekankan pentingnya pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti disiplin, integritas, tanggung jawab, dan empati menjadi bagian penting dari kehidupan sekolah, membentuk lulusan yang tidak hanya pintar tetapi juga berakhlak baik.

Written by:

Published on:

Category:

Share This Post
Categories
RELATED BLOG

Related Insights & Perspectives