Jakarta — Sebanyak 32 tim dari 27 sekolah tingkat SMP mengikuti LIA Junior Debating Championship (LJDC) 2026, kompetisi debat Bahasa Inggris yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh SMA LIA Jakarta pada 31 Agustus–2 September 2026 di Auditorium SMA LIA Jakarta.
Mengusung tema “Our Planet, Our Future, Our Voice”, LJDC menjadi wadah bagi para pelajar SMP untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan menyampaikan gagasan dengan percaya diri.
Dalam kompetisi ini, peserta tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik, tetapi juga mampu memahami suatu persoalan, membangun argumentasi, memberikan tanggapan terhadap pendapat lawan, serta mempertahankan pandangan mereka secara logis.
Berbagai motion yang diberikan kepada peserta mengangkat isu-isu yang dekat dengan kehidupan generasi muda dan tantangan masa depan, di antaranya lingkungan, teknologi, permasalahan remaja, serta tantangan masa depan.
Melalui topik-topik tersebut, peserta diajak untuk melihat berbagai persoalan dari sudut pandang yang berbeda dan menyampaikan gagasan mereka dengan argumentasi yang kuat.
Perjalanan LJDC dimulai dengan 32 tim yang mengikuti babak penyisihan. Dari babak tersebut, kompetisi berlanjut hingga tersaring menjadi 16 tim dan kemudian 8 tim terbaik.
Persaingan kemudian memasuki babak quarterfinal, semifinal, hingga final, yang mempertemukan tim-tim terbaik dalam kompetisi.
Setiap babak menghadirkan persaingan yang semakin ketat. Para peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam menyusun strategi, bekerja sama dalam tim, berpikir cepat, dan menyampaikan argumentasi dalam Bahasa Inggris.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, LJDC melibatkan delapan juri yang berasal dari berbagai institusi, yaitu Lembaga Bahasa LIA, Universitas LIA, dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Keterlibatan para akademisi dan praktisi Bahasa Inggris tersebut turut memberikan pengalaman kompetisi yang berharga bagi para peserta.
Selain penghargaan untuk tim terbaik, LJDC juga memberikan penghargaan Best Speaker sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta dengan kemampuan individu yang menonjol selama kompetisi. Para pemenang juga memperoleh uang pembinaan.
Rangkaian LIA Junior Debating Championship (LJDC) 2026 berlangsung dengan meriah dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.A., selaku Ketua Pengurus Yayasan LIA, yang memberikan sambutan pada pembukaan LJDC 2026.
Kehadiran jajaran Yayasan LIA, peserta, serta guru pendamping dari berbagai sekolah turut memberikan suasana yang hangat dan semarak pada penyelenggaraan perdana LJDC.
Selain kompetisi debat, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan bazar yang diselenggarakan oleh siswa SMA LIA Jakarta. Keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman mereka untuk belajar bekerja sama, berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara, serta berinteraksi dengan para peserta dan pendamping yang hadir.
Dengan dukungan berbagai pihak dan keterlibatan warga sekolah, LJDC 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi debat Bahasa Inggris, tetapi juga menjadi kegiatan yang mempertemukan siswa, guru, dan berbagai pihak dalam suasana belajar, berkompetisi, dan membangun kebersamaan.
Setelah melewati seluruh rangkaian kompetisi hingga babak final, tiga tim berhasil meraih posisi terbaik dalam LJDC 2026.
Juara 1 — SMPN 99 Jakarta
Juara 2 — SMPN 193 Jakarta
Juara 3 — SMPN 7 Jakarta
Sementara itu, penghargaan Best Speaker diberikan kepada tiga peserta dengan performa individu terbaik:
Best Speaker 1
Grace Felicia Effendy — SMPN 99 Jakarta
Best Speaker 2
Aqmar Abdul Mughni Ginanjar — SMPN 193 Jakarta
Best Speaker 3
Farah Hayrunnisa — SMPN 7 Jakarta
Pencapaian tersebut menjadi penutup dari rangkaian kompetisi yang mempertemukan puluhan pelajar SMP dalam semangat berkompetisi, belajar, dan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris.
Sebagai penyelenggaraan perdana, LJDC 2026 menjadi langkah awal SMA LIA Jakarta dalam menghadirkan kompetisi debat Bahasa Inggris yang diharapkan dapat terus berkembang.
LJDC tidak dirancang sebagai kegiatan satu kali. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang diselenggarakan setiap tahun, sehingga semakin banyak pelajar memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, berpikir kritis, berargumentasi, dan menyampaikan suara mereka.
Melalui semangat “Our Planet, Our Future, Our Voice”, LJDC diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya berbicara tentang berbagai persoalan di sekitar mereka, tetapi juga belajar memahami, mempertanyakan, dan menyampaikan gagasan tentang masa depan.
LJDC 2026 telah berakhir, tetapi semangat untuk terus berpikir, berbicara, dan menyuarakan gagasan baru saja dimulai.
Sampai jumpa di LIA Junior Debating Championship tahun berikutnya!
Selain kegiatan belajar di kelas, SMA LIA Jakarta menyediakan berbagai pilihan ekstrakurikuler, mulai dari olahraga, seni, sains, hingga organisasi siswa. Program ini dirancang untuk membentuk karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta menggali minat dan bakat siswa.
Dalam menghadapi perkembangan era digital, SMA LIA menekankan pentingnya pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti disiplin, integritas, tanggung jawab, dan empati menjadi bagian penting dari kehidupan sekolah, membentuk lulusan yang tidak hanya pintar tetapi juga berakhlak baik.
Written by:
smaliajakarta@gmail.com
Published on:
September 21, 2026
Category: